
MIN 1 Pesisir Barat (Humas)– MIN 1 Pesisir Barat menggelar kegiatan perumusan Dokumen Kebijakan Keselamatan Anak Madrasah sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan melibatkan berbagai unsur penting, termasuk ketua komite, anggota komite, serta didampingi oleh Tim Kreasi, (Rabu, 04/03/2026).
Kepala madrasah dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan dokumen kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh peserta didik mendapatkan perlindungan maksimal selama berada di lingkungan sekolah. “Keselamatan anak merupakan prioritas utama. Melalui dokumen kebijakan ini, kami ingin memastikan adanya pedoman yang jelas dalam pencegahan dan penanganan berbagai potensi risiko,” ujarnya.
Ketua Komite Madrasah turut memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa komite siap mendukung penuh implementasi kebijakan demi terwujudnya madrasah yang lebih aman dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Seluruh anggota komite yang hadir juga aktif memberikan masukan dalam proses perumusan, mulai dari aspek pengawasan, prosedur kedaruratan, hingga mekanisme pelaporan.
Tim Kreasi yang mendampingi kegiatan ini berperan dalam memfasilitasi diskusi serta membantu menyusun draft dokumen agar sesuai dengan regulasi dan prinsip perlindungan anak. Diskusi berlangsung interaktif dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak madrasah, komite, guru dan perwakilan orang tua.
Hasil dari kegiatan ini adalah tersusunnya draft awal Dokumen Kebijakan Keselamatan Anak Madrasah yang selanjutnya akan disosialisasikan kepada seluruh warga madrasah untuk mendapatkan masukan lanjutan sebelum ditetapkan secara resmi.
Dengan adanya perumusan kebijakan ini, MIN 1 Pesisir Barat berharap dapat memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan madrasah serta menjadi contoh praktik baik bagi satuan pendidikan lainnya dalam mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan peserta didik. (Desy/Ade/Ard)


