Bangga Jadi Santri! MIN 1 Pesisir Barat Ikuti Apel Hari Santri dan Raih Penghargaan Juara Lomba

MIN 1 Pesisir Barat (Humas) – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, seluruh guru dan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesisir Barat turut ambil bagian dalam upacara peringatan Hari Santri yang digelar di Lapangan Labuhan Jukung, Krui, pada Selasa (22/10).

Upacara yang dihadiri oleh berbagai lembaga pendidikan Islam, tokoh agama, dan pejabat daerah tersebut berlangsung khidmat dengan mengenakan busana khas santri. Tema Hari Santri tahun ini, Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Perabdan Dunia, menjadi semangat bagi seluruh peserta untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan dan nilai keagamaan.

Selain mengikuti upacara, MIN 1 Pesisir Barat juga menerima penghargaan atas prestasi yang diraih dalam lomba antar SD/MI se-derajar yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pesisir Barat. Berikut ini daftar pemenang yang diraih oleh siswa-siswi MIN 1 Pesisir Barat:

  1. Syakila/Syabila Juara III Da’i Cilik
  2. Pradipta Affan Wijawaya Juara Harapan I Lomba Adzan
  3. Siti Rofiqoh Juara Harapan I Lomba Surat Pendek
  4. Faiza Aulia Rahma Juara Harapan I Lomba Da’i Cilik

Kepala MIN 1 Pesisir Barat, Hefzon Kurnia, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar MIN 1 Pesisir Barat. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi guru dan siswa untuk terus berprestasi serta menanamkan semangat keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.

Dengan semangat Hari Santri, para guru dan siswa bertekad untuk terus meneladani perjuangan para ulama dan santri terdahulu dalam memperkuat nilai-nilai religius, disiplin, dan cinta tanah air di lingkungan madrasah. (Desy/Ade/Ard)

Diposkan oleh MINSAI PESAT

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesisir Barat adalah sekolah umum tingkat dasar milik pemerintah yang berciri khas Islam dan bernaung di bawah Kementerian Agama RI. Madrasah ini merupakan satu-satunya MIN di Kabupaten Pesisir Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *